Pemuda Sawo Bertekad Kokohkan Identitas di Dunia Maya

“Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Pidato Presiden pertama negeri ini, Ir. Soekarno, bukanlah isapan jempol belaka. Sejarah juga mencatat pertama kali Rasulullaah saw adalah pada orang terdekat berusai muda, kecuali istri Beliau, Khadijah Radliallaahuanha bin Khuwailid. Demikianlah respon yang diberikan pemuda-pemuda Desa Sawo, yang juga Pemuda Muhammadiyah Desa Sawo, saat menerima kabar peluang dari Kemenkominfo RI tentang Program 1 Juta Domain Gratis untuk lembaga dan kelompok.

Pemuda Sawo Bertekad Kokohkan Identitas di Dunia Maya (Foto: dokumentasi Relawan TIK Tulungagung)

Sabtu (3/6) siang, cuaca tidak terlalu terik saat tim Fasilitator 1 Juta Domain Kemenkominfo RI, Tjut Zakiyah Anshari (penulis) dan Asakita Ahmad AS (RTIK Komisariat Kedungwaru) melaju menuju Desa Sawo. Bersama mereka hadir juga Relawan TIK Tulungagung, Lilik Yulianah (yang juga pendamping desa wilayah Kecamatan Kauman). Setelah mundur 1 jam dari waktu yang direncanakan, sekitar 20 pemuda yang mayoritas dari Desa Sawo mengikuti sosialisasi program yang dapat diakses oleh komunitas, sekolah, pondok pesantren, lembaga, UMKM, dan desa.

Seperti halnya di Desa Sawo, komunitas yang hadir dari Karang Taruna dan Pokdarwis, selain dari pengelola usaha kecil dan menengah. Selain itu juga ada pegiat desa dari Desa Gamping (Campurdarat), Pulosari dan Pakisrejo (Ngunut).

Mengapa harus menggunakan domain Indonesia? Mahalkah untuk biaya perpanjangannya mulai tahun depan? Mayoritas itulah pertanyaan yang disampaikan oleh peserta sosialisasi.

DomainĀ dot id (.id) adalah Top Level Domain (TLD) yang merujuk pada negara Indonesia di jagat maya. Menggunakan domain Indonesia berarti mengukuhkan diri sebagai warga Indonesia di dunia siber. Selain itu, dengan maraknya konten-konten tak bertanggung jawab, PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan Kemenkominfo RI gencar mengupayakan konten positif, bersih dan bertanggungjawab melalui pemberian domain dan/hosting gratis.

Second Level Domain (SLD) lebih mempertegas siapa pengelola domain itu. Seperti halnya pemuda Karang Taruna dan Pokdarwis sebagai sebuah Komunitas yang tidak hanya dinamis di dunia nyata, tapi juga dunia maya. Eksistensi di dunia maya tidak hanya akan memperluas jaringan dengan segala dampak positifnya.

Di penghujung acara, para pemuda langsung meminta formulir pengajuan domain di program yang sudah berlangsung sejak 2016 lalu, 1 Juta Domain Gratis. Mereka juga bertekat bulat untuk mengisinya dengan konten-konten positif yang makin menguatkan identitas mereka.

Bagi para pemimpin sekolah, des, lembaga, komunitas, dan pengelola usaha kecil dan menengah bisa menghubungi fasilitator jika memerlukan informasi dan pendampingan. Tahun ini, pendaftaran diutamakan melalui fasilitator yang sudah ditetapkan resmi olek Kemenkominfo untuk menjamin domain-domain yang sudah diberikan tidak menjadi rumah hantu, tanpa konten.

 

(Tjut Zakiyah Anshari – Jurnalis Warga Muhammadiyah & Fasilitator 1 Juta Domain Kemenkominfo)

 

Fasilitator 1 Juta Domain Kemenkominfo RI diantaranya (domisili di Tulungagung)

  1. Tjut Zakiyah Anshari (WA. 08994211089)
  2. Asakita Ahmad Asy Syafi’i (WA. 081280539533)
author
Sekretaris Majelis Pustaka & Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tulungagung. Pendiri Sanggar Kepenulisan PENA ANANDA CLUB. Pegiat literasi lokal. Sekjen Relawan TIK Jatim. Ketum Relawan TIK Tulungagung, Sekretaris Blogger Tulungagung Menulis.
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemuda Sawo Bertekad Kokohkan Identitas di Dunia Maya"